- Masukkan 3
buah router , 4 buah switch , 1 access point serta masing masing switch di
berikan 1 server 1 PC dan 1 laptop sebagai client
Dan susun seperti
dibawah ini :
2.
Lalu masukkan 2
port Fast Fiberoptic dan 2 port GigaBitEthernet pada ketiga Router.
3.
Masukkan juga 3
port FastEthernet pada setiap Switch.
4.
Sambungkan Switch
dengan Router menggunakan Kabel Straight lalu Setting IPnya dan ingat
perhatikan juga Interfacenya.
5.
Untuk Access
point gunakan kabel cross over
Onkan Port Statusnya.
6.
Sambungkan juga
Server dengan Switch menggunakan Kabel Straight.
7.
Dan Sambungkan
PC/Laptop dengan Switch menggunakan Kabel Straight.
8.
Pada Server masuk
ke Desktop setting IP untuk server, lalu masukkan juga Default Gatewaynya.
Untuk Default Gateway pada Server masukkan IP yang sudah disetting pada Router
sesuaikan dengan Interfacenya.
Masuk pada bagian Config lalu setting DHCPnya. Default
Gateway masukkan IP yang sudah disetting pada Router dan DNS Server masukkan IP
Server. Klik Save.
9.
Pada PC/Laptop
masuk ke Desktop lalu pilih IP Configuration, pilih DHCP.
Lalu Exit.
10. Untuk settingan di access point anda cukup mengconnectkan dari client dengan mengganti interface dari client tersebut menjadi wireless
11. Setting Ke semua LAN.
Dan ini Hasilnya :
12. Ketika semua LAN sudah terhubung sekarang kita harus
menghubungkan Antar semua Router tersebut.
13. Sambungkan Router 1 itu dengan router2 menggunakan Kabel
Fiber di GigaBitEthernet.
Setting IP untuk Router 1 dan Setting IP untuk Router
2.
14. Langkah pertama, klik Router 1 lalu pilih config dan
pilih Static.
Network, yaitu network address dari IP yang telah kita
setting di Router 2 untuk FastEthernet. Contoh : kita setting IP pada Router 2
FastEthernet1/0 yaitu 192.168.1.3. Jadi
kita masukkan Networknya itu adalah 192.168.1.0.
Mask, yaitu SubnetMask nya dari Network yang kita masukkan.
Next hop, yaitu
IP GigaBitEthernet pada Router yang sudah kita setting tadi.
Jika sudah selesai lalu Klik Add.
Setting juga untuk FastEthernet 2/0 nya.
15. Jika pada Router1 sudah disetting untuk menghubungkan
nya. Setting juga Pada Router 2 dengan menggunakan cara diatas.
16. Buat juga koneksi antar semua router 1 – 3 , 1- 2 ,
2-3 sehingga semua saling mengenali
tetapi ingat untuk setiap port yang terhubung harus memiliki network yang sama.
tetapi ingat untuk setiap port yang terhubung harus memiliki network yang sama.
17. Teliti dengan konfigurasi IPnya. Jangan sampai
tertukar dan juga jangan sampai ada IP yang terduplikat.
- Selanjutnya
setting HTTP, caranya :
Klik salah satu Server, Pilih Config lalu pilih HTTP. Buat
halaman baru, isi halaman itu dengan script html biasa. Contoh “anas.html”.
Setelah itu pilih DNS, setting DNS untuk “anas.html” isi Name
dengan alamat yang kita inginkan. Contoh kita ingin “kilo.com” jadi tulis di
Name itu “kilo.com” lalu isi Address nya dengan IP Server. Lalu klik save.
Settingan ini juga berlaku pada semua server sehingga semua
server dapat mengakses web tersebut




























